MODEL PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS EKOWISATA DAN KOMUNITAS (MENCARI MODEL PENGEMBANGAN WISATA AIR TERJUN TURUNAN BOLON BERBASIS EKOWISATA DAN KOMUNITAS DI DESA TOMUAN HOLBUNG KECAMATAN BANDAR PASIR MANDOGE, KABUPATEN ASAHAN)

Megasari Saragih

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pengembangan pariwisata Air Terjun Turunan Bolon yang berbasis ekowisata dan komunitas di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan serta memetakan dan menganalisa kendala yang dihadapi dalam pengembangan model pariwisata Air Terjun Turunan Bolon yang berbasis ekowisata dan komunitas di Desa Tomuan Holbung Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan data sekunder yakni dengan melakukan wawancara yang mendalam kepada seluruh informan, baik itu aparat pemerintahan kecamatan Bandar Pasir Mandoge, tokoh masyarakat, pelaku industri pariwisata dan ahli pariwisata. Informan lainnya adalah masyarakat diluar kategori diatas yang mempunyai pengetahuan tentang masalah yang diteliti ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Tomuan Holbung memiliki potensi wisata alam yang baik dan indah namun belum digali secara maksimal dan profesional sehingga potensi wisata alam yang berlimpah tersebut tidak berkembang secara maksimal. Potensi Recreational Tourism, Pleasure Tourism, Cultural Tourism dan Sport Tourism masih harus ditingkatkan lagi. Fasilitas sarana dan prasarana pendukung pariwisata masih perlu menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Asahan khususnya Desa Tomuan Holbung dan stake holder lainnya yang terlibat terutama untuk memenuhi sarana jalan dan transportasi yang memungkinkan akses ke objek wisata Air Terjun Turunan Bolon. Kualitas sumberdaya manusia sebagai pelaku utama pengembangan kepariwisataan merupakan pula salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dimana tiga komponen utama dalam pengelolaan manajemen kepariwisataan, yakni unsur pemerintah, swasta dan masyarakat belum terkoordinasi dengan sempurna. Diharapkan masyarakat Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dapat mengerti bagaimana pengembangan wisata berbasis ekowisata dan komunitas sehingga tidak merusak alam dan meningkatkan partisipasi masyarakat langsung.

Kata kunci : Model Pengembangan, Ekowisata, Komunitas.

Kata Kunci


Model Pengembangan, Ekowisata, Komunitas.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Weiler, B & CM Hall (Eds). 1992. Special Interes Tourism. London: Bellhaven.

Ardika, I Gde .2001. Pembangunan Pariwisata Bali Berkelanjutan Berbasis Kerakyatan. Makalah dalam Seminar Nasional Bali the last or the lost paradise . Denpasar: UNUD.

Eplerwood, M. 1999. Succesful Ecotourism Business The Right Approach. World Ecotourism Conference. Kota Kinabalu, Sabah.

Moeljarto, T. 1993. Politik Pembangunan Sebuah Analisis Konsep, Arah dan Strategi. Yogyakarta : Tiara Wacana.

Natori, Masahiko (Ed.). 2001. A Guide Book for Tourism-Based Community Development. Japan : Asia Pasific Tourism Exchange Center (APTEC).

Pitana, I Gde. 1999. “Community Management dalam Pembangunan Pariwisata”. dalam Analisis Pariwisata Vol. 2, No. 2. Denpasar: Universitas Udayana.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Terindeks Google Scholar