PELAKSANAAN PEKERJAAN LAPIS PONDASI BAWAH UNTUK MEMPERTAHANKAN UMUR RENCANA JALAN

Adiwijaya Adiwijaya

Sari


This study contains the implementation of the bottom layer work in order to maintain the life of road plan. The preparation of lower layer pavement was followed method by SNI (Indonesian National Standard), the requirements of the material used are followed ASTM method. Based on the results, it was found that the mismatch of the road plan life were due to five factors, such as human resources error, the materials used and processing, the using of equipments, lack of quality control, and environmental factors that often cause damage to roads. High water content, frequent changes of weather, increade traffic loads and subgrade conditions were also affects the life of road plan.

Kata Kunci


road plan, lower layer pavement, bottom layer work.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aly, A., 2006, Air dan Bencana Bagi Konstruksi Jalan, Majalah Teknik Jalan dan Transportasi, No.107, Tahun XXV, hal. 40-43, Jakarta.

Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) Departemen Pekerjaan Umum (PU), 2005, Spesifikasi Umum Bidang Jalan dan Jembatan, Pusat Litbang Prasarana Transportasi, Bandung.

Ditjen Bina Marga, 2006, Statistik Jalan Nasional dan Propinsi, Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.

Kementerian Pekerjaan Umum, 1970, Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 1970 tentang Perencanaan Geometrik Jalan Raya, Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta.

------------------, 2006, Manual Pekerjaan Lapis Pondasi Jalan 002-01/BM/2006, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta.

------------------, 2011, Dokumen Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksananan Konstruksi (Pemborongan) Untuk kontrak Harga Satuan, BAB VII Spesifikasi Umum Divisi 5 Perkerasan Berbutir. Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta.

Kementerian Lingkungan Hidup, 2006, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha Dan/Atau Kegiatan Yang Wajib Dilengkapi Dengan Analisi Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta.

Mulyono, A.T., 2007. Variabel Pengaruh yang Dominan terhadap Subsistem Input Pemberlakuan Standar Mutu Perkerasan Jalan, Media Komunikasi Teknik Sipil, Tahun 15, No. 2, hal. 117-136, BMPTTSSI-PII, Semarang.

Mulyono, AT, (2007), Model Monitoring dan Evaluasi Pemberlakuan Standar Mutu Perkerasan Jalan Berbasis Pendekatan Sistemik, Disertasi S3 pada Universitas Diponegoro, Semarang.

Mulyono, A.T., dan Suraji, A., 2005, “Pemodelan Monitoring dan Evaluasi Pemberlakuan Standar Mutu Jalan Raya“, Prosiding pada Peringatan 25 Tahun Pendidikan MRK di Indonesia, ITB, Bandung.

Presiden Republik Indonesia, 2006, Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan, Jakarta.

Silvia Sukirman, 1999, Perkerasan Lentur Jalan Raya, Penerbit Nova, Bandung Indonesia.

Soenarno, 2006, Pengembangan Bahan dan Peralatan Konstruksi, Majalah Teknik Jalan dan Transportasi, No.107, Tahun XXV, hal. 60-64, Jakarta.

http//www.undip.ac.id, Materi Kuliah PPJ Teknik Sipil UNDIP, diakses 13 Juli 2014, pukul 06.29 Wib.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Komentar di artikel ini

Lihat semua komentar


pISNN : 2355 - 701X

eISNN : 2340 - 8389

Creative Commons License This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Flag Counter