Tantangan Penyelenggaraan Perfomance Based Maintenance Contract (PBMC) Pada Jalan Nasional

Adriananda Adriananda

Sari


Penyelenggaraan Performance Based Maintenance Contract (PBMC) merupakan kontrak inovasi baru yang selama ini menggunakan kontrak konvensional. Kontrak pemeliharaan berbasis kinerja (PBMC) diterapkan oleh Ditjen Bina Marga untuk menggantikan kontrak pemeliharaan konvensional. Perbedaan antara kontrak konvensional dan PBC terletak pada sistem pemelihatraan yang digunakan, kontrak konvensional mengendalikan input dan proses pemeliharaan sedangkan PBMC mengendalikan output dan outcome. Kontraktor bebas menetapkan pekerjaan pemeliharaan yang akan dilakukan. Untuk upaya pemenuhan harapan user, maka kontraktir akan meningkatkan valueadded untuk proses pemeliharaan dengan kreatifitas dan inovasinya. Uji coba penerapan PBMC telah dilakukan sejak tahun 2011 oleh Ditjen Bina Marga, namun sering terjadinya overloading yang menggambarkan kondisi penyelenggaraan jalan nasional yang belum ideal, ketentuan program pembangunan yang selalu berubah dan penanganan preservasi yang belum dilaksanakan dengan tegas, serta belum dilakukan dengan baik terkait dengan prinsip manajemen yang diterapkan dengan baik yaitu perencanaan dan pengorganisasian pelaksanaan PBMC, upaya penanganan kerusakan dan kegagalan bangunan. Ada beberapa pokok pembahasan dalam makalah ini yaitu mengenai penyesuaian kontrak PBMC yang dilakukan sesuai dengan prinsip manajemen yang ada, kemudian gap antara teknikal di lapangan dan konsep dasarnya, bebrrapa tantangan yang dihadapi dilapangan untuk proses pengembangan konsep PBMC dalam upaya peningkatan pemelihataan jalan nasional pada waktu yang akan datang.

Kata Kunci


Performance Based Maintenance Contract (PBMC), ValueAdded, Pemeliharaan, Outpit dan Outcome

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bappenas. (2014). Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2014-2019.

Yasin, N, (2004). Mengenal Bentuk-bentuk Kontrak Konstruksi, PT. Gramedia Pustaka Utramas, Jakarta.

Tamin R.Z., Tamin A.Z., & Marzuki P.F. (2010). Potensi Penerapan PBC pada Pengelolaan Jalan Nasional Perkerasan Berbutir, Prosiding Konferensi Regional KRTJ ke 11, Nusa Dua Bali, Juni 2010.

Tim Pelaksana Studi Puslitbang Jalan dan Jembatan. (2006). “Kajian Penerapan Kontrak Berbasis Kinerja untuk Konstruksi Jalan Di atas Tanah Lunak”.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2015), Konsep Dokumen Pengadaaan Pekerjaaan Konstruksi Terintegrasi, Kontrak Berbasis Kinerja (KBK), Paket Pekerjaan Kontrak Berbasis Kinerja Ruas Jalan Wangon – Karangnongko (Batas Yogya), 133,58 km.

Tamin Rizal, Z, Tamin Adriananda., & Z. Marzuki, Puti, F. (2016). Kontrak Kerja Berbasis Kinerja Dan Evaluasi Penerapan Pada Jalan Nasional, Jurnal HPJI Vol.2 No. 2 Juli 2016: 121-131.

Liataud, G. (2001). “Maintaning Roads: Experience with Output-Based Contract in Argentina”, Contracting for Public Services: Output-Based Aid and its Applications, Washington D.C., World Bank.

Tamin R.Z., Tamin, A.Z., & Marzuki, P.F. (2011). PBC Application Opportunity and Challenges in Indonesian National Roads Management., The Twelfth East Asia-Pacific Conference on Structural Engineering and Construction (EASEC 12), Hong Kong, Januari, 2011.

Hasanudin. (2008). Pengalaman Pelaksanaan PBMC di PT Jasa Marga, Lokakarya I KRTJ-10, Surabaya 2008.

Tamin, R.Z. .(2008). Penerapan PBC dalam Pengelolan Jalan Nasional dan Jalan Provinsi, Diskusi Awal, Direktorat Bina Teknik, Ditjen. Bina Marga, Departemen PU, 2008.

Queiroz C. (2005). Options for Implementng PBC, Transport Forum 2005, Washingron D.C., March.

Stakenvich, N., Qureshi N., & Queiroz C. (2005). Performance Based Contracting for Preservation and Improvement of Road Assets, Transport Note No. TN-27, The World Bank.

Department of Health and Humain Services. (2002), “Learn about Performance Based Contracting”, Department of Health and Humain Services, USA, http://knownet.hhs.gov/acquisition/ performDR/default.htm.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


pISNN : 2355 - 701X

eISNN : 2540 - 8389

Creative Commons License This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Flag Counter