Teknik Korelasi dan Kolmogorov Smirnov dalam Menganalisis Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Peningkatan Kemampuan Menulis KTI Pada Widyaiswara

Susi Susilawati Harahap

Sari


Widyaiswara merupakan salah satu Jabatan Fungsional tertentu yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Rumpun Jabatan Fungsional Tertentu. Widyaiswara merupakan salah satu komponen penting yang harus memiliki kompetensi transfer of knowledge dan transfer of value dalam proses pembelajaran dalam kediklatan disamping komponen lainnya yang mendukung berjalannya kegiatan kediklatan. Motivasi yang berasal dari dalam diri (Instrinsik) ini yang menjadi fokus penelitain yang tujuannya untuk melihat Pengaruh motivasi Instrinsik terhadap Kemampuan menulis Karya Tulis Ilmiah Widyaisawara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh motivasi intrinsik terhadap kemampuan menulis KTI bagi Widyaisawara BPSDM Provinsi DKI Jakarta. Setelah dilakukan penelitian dan analisis uji statistik menggunakan program komputer SPSS 22, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi intrinsik terhadap kemampuan menulis KTI bagi Widyaisawara (Ho ditolak, Ha diterima), dengan penjelasan sebagai berikut (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi intrinsik terhadap kemampuan menulis widyaiswara dengan tingkat hubungan yang kuat, yang ditunjukkan dengan perolehan nilai korelasi sebesar 0,668 dengan angka sig. (2-tailed) = 0,000 sehingga thitung < ttabel = (0,000 < 0,05). (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi intrinsik terhadap kemampuan menulis KTI widyaisawara dengan nilai korelasi/hubungan (R), yaitu sebesar 0,662 sedangkan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,439 yang berarti bahwa pengaruh motivasi intrinsik terhadap kemampuan menulis KTI widyaisawara adalah sebesar 43,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel yang lain. Kemudian ada pengaruh Motivasi Intrinsik terhadap Kemampuan menulis KTI Widyaisawsra yang signifikan dengan Fhitung sebesar 28,937 dengan tingkat signifikansi/probabilitas 0,000 < 0,05, dan juga diperoleh hasil nilai t hitung sebesar 5,379 sehingga t hitung lebih besar dari pada t tabel (5,379 > 2,717913) dengan nilai signifikasni 0,000 < 0,005. (3) Dorongan yang timbul dari dalam diri Widyaisawara untuk bekerja secara baik dalam hal ini untuk melaksanakan tugas dari unsur pengembangan profesi memiliki kategori “sedang”. Sedangkan kemampuan menulis KTI widyaiswara juga masuk pada kategori “sedang. Hal ini didukung dengan data bahwa dari 39 orang widyaisawara BPSDM Provinsi DKI Jakarta sebesar 58,97% telah mempunyai pengalaman menulis KTI di berbagai media publikasi yang menjadi sarana untuk pengembangan profesi widyaiswara dan hanya sebesar 41,03% belum pernah menulis KTI.

Kata Kunci


KTI, Kemampuan Menulis, Motivasi, Motivasi Intrinsik, Korelasi.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 22 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Widyaiswara dan Angka Kreditnya;

Ansoriyah, Siti (2017), Pengaruh Pemberian Musik Klasik Terhadap Kemampuan Menulis Berita Siswa Sman 37 Jakarta, AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 1 Nomor 1, Juni 2017 e-ISSN: 2580-9040 e-Journal: http://doi.org/10.21009/AKSIS, diakses 16 Oktober 2019, pukul 19.40 Wib.

Kasus Pada Peserta Diklat Karya Tulis Ilmiah Di LAN 8 s.d. 12 JUNI 2015, Journal IAIN Gorontalo, ISSN 1907-0969 E ISSN 2442-8272 Volume 11 Nomor 1, Juni 2015, Hal 96-107 http://journal.iaingorontalo.ac.id/ index.php/ir, diakses 04 September 2019, pukul 08.15 Wib [6] Hidayati,Siti Noor (2017), Analisis Faktor Motivasi Instrinsik dan Motivasi Ekstrinsik pengaruhnya terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai mediai, Jurnal Maksipreneur, Vol. VII, No.1, Desember 2017, hal 18-30, https://www.researchgate.net/publication/, diakses 31 Agustus 2019 01.50 wib.

Larasati, Rahma Titi, (2014), Faktor-Faktor Penghambat Penulisan Karya Tulis Ilmiah Dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Sekolah Dasar Negeri Lempuyangwangi Yogyakarta, Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta 2014 https://eprints.uny.ac.id, diakses tanggal 04 September 14.10 Wib

Nugroho, Hery. (2011). Cara Mudah Menjadi Guru Penulis. Semarang: Dahara Prize [8] Luthans, Fred, (2011). Organizational Behavior: An Evidence- Based Approach (12𝑡ℎed. ). 1221 Avenue of The Americas, New York, NY 10020: McGrawHill/ Irwin

Siagian, (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Peraturan Kepala LAN Nomor 9 Tahun 2009 tentang Pedoman Penulisan Karya Ilmiah BAgi Widyaiswara;

Peraturan Kepala LAN Nomor 26 Tahun 2015 tentang pedoman penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Widyaiswara.

Robbins, Stephen P dan Timothy A.Judge. (2008), Manajemen edisi kesepuluh jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Yulk, Gerry. (2003). Leadership and Organization (Terjemahan).Edisi ke-3. Jakarta: PT. Buana Ilmu Populer.

Sudarma, Ketut, (2012), Mencapai Sumber Daya Manusia Unggul (Analisis Kinerja dan Kualitas Pelayanan). Jurnal Dinamika Manajemen. 1(3), Maret 2012, Hal, 76-83, , diakses tanggal 04 September 23.20 Wib

Sumarwono, K, (2009), Pengaruh Kegiatan Seminar dan Dukungan Instansi Terhadap Kompetensi Widyaiswara dalam Menulis Karya Tulis Ilmiah’, Jurnal Widyaprana vol II (Agustus 2009), Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah. diakses 01 Agustus pukul 13.20 Wib.

Peraturan Kepala LAN Nomor 5 Tahun 2009 tentang Standar Kompetensi Widyaiswara;

Sugiyono. (2016) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


pISNN : 2355 - 701X

eISNN : 2540 - 8389

Creative Commons License This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Flag Counter