MODEL PERSEDIAAN ANTARA PRODUSEN DAN DISTRIBUTOR YANG TERINTEGRASI DALAM RANTAI PASOK PRODUKSI PUPUK

Khusnul Khotimah, Said Salim Dahda

Sari


ABSTRACT

 

Seiring dengan berkembangnya lingkungan industri yang semakin kompetitif, maka dibutuhkan suatu manajemen rantai pasokan yang disiplin dimana bertujuan untuk mengoptimalkan ketersediaan produk dari suatu perusahaan. Dengan demikian maka penyeimbangan angka perencanaan, produksi dan persediaan dari produk merupakan hal penting dalam suatu kegiatan usaha. Model optimalisasi ukuran pengadaan dan produksi secara terintegrasi menjadi model yang memberikan hasil optimal untuk semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok. Penelitian ini mengusulkan pengembangan model rantai pasokan satu produsen dan 3 komponen distributor dengan tujuan meminimalisasi total biaya persediaan (TIC) dan menentukan lamanya waktu satu siklus produksi sehingga produsen dapat memenuhi setiap kebutuhan distributor dan mencapai koordinasi terbaik antara produsen dan distributor sehingga memungkinkan tidak terjadinya keterlambatan pengiriman dan jumlah total biaya persediaan  optimal ke masing-masing distributor.  Algoritma sederhana digunakan untuk menentukan waktu siklus yang optimal dan total biaya persedian kepada masing-masing distributor. Pada akhir penelitian ini dimunculkan contoh numerik penggunaan model yang telah dibangun  berdasarkan data-data studi kasus sebuah industri pupuk sebagai produsen dan 3 komponen distributornya yaitu subsidi, in house dan komersial. Hasil dari contoh numerik yang telah dilakukan menunjukan bahwa distributor yang optimal yaitu subsidi dengan produksi optimal sebanyak 274.773 unit selama 4 hari kerja untuk menjalankan satu siklus produksi. Pemilihan distributor yang optimal ditentukan dari nilai TIC paling rendah dari tiga kali percobaan yang telah dilakukan, yaitu didapatkan nilai TIC n = 1 sebesar $1.905.651.

 

Keywords  : Inventory Model, Supply Chain Management, Supply Chain Integrated, Optimal Production


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


A Eynan. (n.d.). The Benefits Of Flexible Production Rates. IIE Transaction, 1057–1058.

Banerjee, A. (n.d.). A JOINT ECONOMIC-LOT-SIZE MODEL FOR PURCHASER AND VENDOR.

Banerjee, A., Kim, S. L., & Burton, J. (2007). Supply chain coordination through effective multi-stage inventory linkages in a JIT environment. International Journal of Production Economics, 108(1–2), 271–280.

Baroto, T. (2002). Perencanaan dan Pengendalian Produksi.

Chan, C. K., & Kingsman, B. G. (2007). Coordination in a single-vendor multi-buyer supply chain by synchronizing delivery and production cycles. Transportation Research Part E: Logistics and Transportation Review, 43(2), 90–111. https://doi.org/10.1016/j.tre.2005.07.008

De Castro, E. L., Tabucanon, M. T., & Nagarur, N. N. (1997). A production order quantity model with stochastic demand for a chocolate milk manufacturer. International Journal of Production Economics, 49(2), 145–156.

Goyal, S. K. (1977). An integrated inventory model for a single supplier-single customer problem. International Journal of Production Research, 15(1), 107–111.

Huang, C. K. (2004). An optimal policy for a single-vendor single-buyer integrated production-inventory problem with process unreliability consideration. International Journal of Production Economics, 91(1), 91–98.

Nobil, A. H., Sedigh, A. H. A., & Cárdenas-Barrón, L. E. (2020). A multiproduct single machine economic production quantity (EPQ) inventory model with discrete delivery order, joint production policy and Budget Constraints. Annals of Operations Research, 286(1–2), 265–301.

Oktavia, A., Djuwandi, D., & Khabibah, S. (2017). Model Economic Production Quantity (EPQ) Untuk Perencanaan Terkoordinasi pada Produk dengan Backorder Parsial dan Komponennya. Jurnal Matematika Undip, 27.

Rahayu R, E., Norisanti, N., & Samsudin, A. (2019). Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dalam Proses Produksi Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (Eoq). Journal of Management and Bussines (JOMB), 1(2), 415–423. https://doi.org/10.31539/jomb.v1i2.690

Shafieezadeh, M., & Sadegheih, A. (2014). Developing an integrated inventory management model for multi-item multi-echelon supply chain. International Journal of Advanced Manufacturing Technology, 72(5–8), 1099–1119. https://doi.org/10.1007/s00170-014-5684-z

Sharma, S. (2009). A composite model in the context of a production-inventory system. Optimization Letters, 3(2), 239–251.

Sulaiman, F. N. (2015). Pengendalian Persediaan Bahan Baku. Jurnal Teknovasi, 2(1), 1–11.

Varyani, A., Jalilvand-Nejad, A., & Fattahi, P. (2014). Determining the optimum production quantity in three-echelon production system with stochastic demand. International Journal of Advanced Manufacturing Technology, 72(1–4), 119–133.

Widyadana, G. A., & Wee, H. M. (2009). A multi-products EPQ model with discrete delivery order: A lagrangean solution approach. Global Perspective for Competitive Enterprise, Economy and Ecology - Proceedings of the 16th ISPE International Conference on Concurrent Engineering, 601–608.




DOI: http://dx.doi.org/10.55445/teknovasi.v8i3.605

Article Metrics

Sari view : 0 | PDF : 0

Refbacks



Creative Commons License This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License