RANCANG BANGUN ALAT PEMBAKARAN SAMPAH ORGANIK UNTUK PEMANFAATAN SEBAGAI PUPUK CAIR

Kunto Aji Suryo Widhiatmoko

Sari


Badan Pusat Statistik pada tahun 2010 tercatat sampai dengan 237.641.326 jiwa, sedangkan pada 2020 mencapai 270.203.917 jiwa, dimana berarti kenaikan mencapai 32.562.591 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun.Timbunan sampah Indonesia pada tahun 2021 saja mencapai 26.445.796,14 ton, dan 36,13% diantaranya merupakan sampah yang belum terkelola.(Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, 2021). Bagaimana memanfaatkan sisa pembakaran Mengetahui desain alat yang dapat mengelola sampah organik dengan minim polusi.. Mengetahui pengaruh pipa dari jarak tungku pembakaran menuju blower. Sebagai sarana masyarakat dalam mengelola sampah lebih lanjut. Untuk mengurangi polusi udara, tanah, ataupun air yang disebabkan oleh sampah maupun pengelolahannya yang kurang tepat. Dikarena banyaknya sampah yang masih tidak diolah dapat menimbulkan pencemaran lingkungan “pencemaran terjadi karena tidak ada proses yang benar-benar 100% efisien, selalu ada sisa residu/limbah”(Gina Lova Sari, 2016: 22).karna permasalahan yang ada, perlu ada tindakan lebih lanjut seperti membuat alat pembakar sampah dengan meminimalisir polusi yang dihasilkan. Setelah melakukan studi lapangan, maka bisa mengetahui identifikasi permasalahan apa saja yang ada di lapangan serta melanjutkan ke tahap membuat desain. Mula-mula menentukan konsep desain alat yang nantinya akan diadakan. Hasil tinjauan akan dilanjutkan pada pengadaan alat dan bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membangun alat pembakar sampah. Menindaklanjuti pengujian alat yang sudah dapat bekerja dengan baik. Diadakan pengambilan data yang diperlukan seperti keefektifan proses pada alat yang terdiri dari waktu yang dibutuhkan untuk membakar habis sampah yang diolah, sampai larutnya asap pada media yang digunakan. Jika semua data yang dibutuhkan sudah didapatkan maka tahap terakhir adalah menarik kesimpulan dari data-data tersebut.Instalasi alat pembakar sampah organik ini digunakan sebagai penanganan lebih lanjut dengan tujuan agar meminimalisir gas buang yang ditimbulkan dari pembakaran sampah. Dilakukan pengurangan gas buang dengan cara pelarutan asap ke dalam tangki pencampuran yang berisikan air, dengan harapan dapat menghasilkan udara yang lebih bersih sesudah melalui proses tersebut. Pembakaran dilakukan dengan cara membakar sampah sebanyak 4Kg dengan perbandingan sampah basah dan sampah kering 1:1. Saat sampah terbakar dilakukan pengujian untuk mengetahui debit hasil pembakaran/menit (Qactual). Q blower(0,053 m3/s) lebih besar daripada Q aktual(0,00000038531 m3/s), sehingga Q aktual yang dihasilkan dapat dikategorikan aman karena tidak melebihi Q blower.Perancangan dan desain instalasi alat pembakar sampah organik menggunakan software Autocad 2017 dan dengan pekerjaan alatnya menghabiskan kurun waktu ± 3 bulan secara individu dan bantuan rekan-rekan serta pekerja, menghabiskan dana sekitar ± Rp. 5.000.000.- rupiah. Pengujian menggunakan Thermogun, pengambilan data berpusat pada pipa di dekat tungku pembakaran sebagai titik awal(40,3 derajat Celcius) serta di dekat blower sebagai titik akhir(37,1 derajat Celcius) pengukuran.

Kata Kunci


Rubbish, Organic Waste Burner, Environmental Pollution, Cityzen Population, Liquid Fertilizer

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aqli Mursadin, R. S. (2016). Perpindahan Panas 1.

Buleleng, D. S. (2016, April 1). Retrieved from Dinas Sosial: https://dinsos.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/bahaya-membakar-sampah-44

Bagus Trisaksono. (2022). PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN SAMPAH MENGGUNtAKAN TEKNOLOGI INCENERATOR . 17-23.

HABIBURRAHMAN. (2019). ANALISA PENGARUH JUMLAH SUDU IMPELLER PADA UNJUK KERJA BLOWER SENTRIFUGAL. 5-7.

Indonesia, B. P. (2022). Retrieved from Badan Pusat Statistik: https://sensus.bps.go.id/main/index/sp2020

Nugroho, F. (2019). Berkah Mengolah Sampah. Sindunata.

Said, A. (2019). Rancang Bangun Alat Pembakar Sampah (Incinerator) dengan Filter Cyclone dan Wet-Scrubber Berkapasitas 0.5m3 (10Kg) Berskala TPS UNSIKA.

Sari, G. L. (2016). Diktat Pengetahuan Lingkungan dan Keselamatan Kerja "Lingkungan Hidup, Pencemaran, dan Pengelolaannya".

Siswanto, R. (2018). Teknologi Pengelasan.

Sugeng Riyadi, Y. S. (2019). ALBASTAH (ALAT PEMBAKAR SAMPAH TANPA ASAP HYBRID) UNTUK KARAWANG BERSIH DARI SAMPAH. 2-2.

Tri Padmi, E. D. (2011). PENGELOLAAN SAMPAH . Bandung.

Ubaedilah. (2016). Analisa Kebutuhan Jenis dan Spesifikasi Pompa Untuk Suplai Air Bersih Di Gedung Kantin Berlantai 3 PT Astra Daihatsu Motor. Vol. 05, No 3, Oktober, 119-127.




DOI: http://dx.doi.org/10.55445/teknovasi.v9i2.672

Article Metrics

Sari view : 0 | PDF : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License