Komentar Pembaca

tradisi islam nusantara

oleh Fahri Muhammad (2018-10-13)


1. Wayang

Dalam bahasa berarti ”ayang-ayang” atau siluet lantaran yg tampak adalah bayangannya dalam kelir (tabir kain putih juga sebagai ajang permainan golek sanggup tambah dikasih deskripsi golek merupakan mempresentasikan yg disajikan dalam beragam wujud terutama yg mengandung komponen pelajaran wejangan atraksi ini diiringi dengan teratur oleh seperangkat gamelan.

wayang bagi mulanya dibuat bermula kulit kerbau, perihal ini dimulai terhadap zaman Raden Patah. Dahulunya lukisan seperti bentuk manusia. dikarenakan wujud golek berkenaan dengan syariat anutan Islam, maka para wali memindahkan bentuknya permulaan yang kembali lukisan wajahnya menghadap seimbang kemudian agak dimiringkan.

bagi th 1443 Saka, bersamaan dengan berdirinya kesultanan Islam Demak, maka bentuk boneka geber ditukar menjadi golek kulit secara mendetail satu persatu tokoh-tokohnya. Sumber cerita dalam menyajikan golek diilhami mulai sejak Kitab Ramayana dan Mahabarata. pastinya para Wali mengubahnya menjadi cerita-cerita keislaman, maka tidak ada komponen kemusyrikan didalamnya. Salah satu lakon yang ternama dalam pewayangan ini merupakan jimad kalimasada yang dalam Islam diterjemahkan jadi Jimad Kalimat Syahadat. Dan terus banyak kembali istilah-istilah Islam yg dipadukan dengan istilah dalam pewayangan.

2. Hadrah dan salawat buat Nabi Muhammad saw

Hadrah yakni salah satu jenis fasilitas musik yang bernafaskan Islam. Seni suara yg diiringi dengan rebana (perkusi dari kulit binatang sbg media musiknya. berulang lagu-lagu yang dibawakan ialah lagu yg bernuansakan Islami ialah berkaitan pujian kepada Allah swt dan sanjungan pada Nabi Muhammad saw. Dalam menyusun hajatan musik yg diiringi rebana ini sedang menyarankan lagu cinta, nasehat dan sejarah-sejarah kenabian. sampai saat ini kesenian hadrah serta eksis berkembang di masyarakat kepada era sekarang ini kesenian hadrah rata rata hadir dikala program pernikahan, akikahan atau sunatan. Bahkan kesenian hadrah ini dijadikan lomba antar pondok pesantren atau antar madrasah.

3. Qasidah

Qasidah artinya satu buah kategori seni suara yg menamilkan nasehat-nasehat keislaman. Dalam lagu dan syairnya tidak sedikit mengandung dakwah Islamiyah yg real nasehat-nasehat, shalawat kepada Nabi dan do’a-do’a. rata-rata qasidah diiringi dengan musik rebana. keluhan pertama kali memanfaatkan musik rebana yaitu waktu Rasulullah saw disambut dengan meriah di Madinah.

4. Kesenian Debus

Kesenian debus dipakai yang merupakan alat terhadap mengangkat vitalitas para penyelamat dalam menandingi penjajah. Oleh sebab itu, debus merupakn seni bela diri untuk memupuk rasa yakin diri dalam menghadapi musuh.

pengetahuan lain permulaan debus yaitu gedebus atau almadad merupakan nama sebuah barang keras yang difungsikan kepada demonstrasi daya tahan tubuh benda ini terbuat semenjak metal dan dimanfaatkan bagi melukai diri sendiri. karena itu kata debus serta diartikan dengan tidak tembus. Filosofi alamat kesenian ini yaitu kepasrahan untuk Allah swt yang mendirikan mereka mempunyai stamina buat menghadapi kegawatan seperti yang dilambangkan dengan benda ketus dan panas. tradisi islam di nusantara


5. Tari Zapin

Tari Zapin yaitu sebuah tarian yang mengiringi musik qasidah dan gambus. Tari Zapin diperagakan dengan gerak tubuh yang indah dan galir Musik yg mengiringinya berirama padang kerikil atau wilayah Timur berulang Tari Zapin biasa dipentaskan guna perayaan atau peralatan tertentu misalnya : khitanan, pernikahan dan ancaman hari agung Islam yang lain