Komentar Pembaca

Keunggulan JNE

oleh a Asd aa (2021-02-24)


JNE didirikan pada tahun 1990. Oleh Soeprapto Suparno dengan Johari Zein dengan tepat pada 26 November. Perusahaan memulai kegiatannya dengan delapan karyawan dan memanfaatkan 100 miliar rupiah awal. Pada awalnya JNE hanya menangani kegiatan ekspor dan impor seperti bea cukai, layanan impor untuk barang, impor dokumen ekspor dan pengiriman dari luar negeri ke Indonesia.

Dalam satu tahun sejak berdirinya PT. Tiki Nugraha Ekakurir. JNE mulai memperluas jaringan ke tingkat internasional. Salah satunya dengan bergabung sebagai anggota Asosiasi Perusahaan Kurir di beberapa negara Asia (Konferensi Kurir ACCA / Asosiasi Asia).

ACCA dipusatkan di Hong Kong yang kemudian memberikan kesempatan JNE untuk mengembangkan kisaran jangkauan di seluruh dunia.

Namun, maka JNE bahkan lebih memfokuskan pada pasar domestik dan berkembang pesat. Sehingga pada tahun 2002 JNE membeli gedung dan mendirikan pusat pengumuman operasi JNE. Kemudian pada tahun 2004 JNE membeli gedung baru sebagai markas JNE. Kedua bangunan berada di Jakarta.

Sejauh mana hubungan JNE dengan Tiki?

Bagi Anda yang hanya mengetahuinya, Anda akan bertanya-tanya mengapa ada nama tiki di JNE karena keduanya adalah perusahaan yang berbeda dan "saingan"?. Jawabannya memang pada awalnya kedua perusahaan adalah satu unit, di mana JNE adalah pembagian Tiki untuk mengurus jaringan kurir internasional. Jadi JNE terkait erat dengan sejarah Tiki itu sendiri.

Awalnya JNE hanya mengurus kegiatan kurir internasional. Tetapi pada tahun-tahun berikutnya itu benar-benar memeriahkan persaingan di jaringan logistik domestik di mana Tiki berada.

Shipment forwarded to destination - Keduanya keduanya berkembang pesat yang pada akhirnya harus berurusan dengan persaingan untuk kompetisi bagi pelanggan mereka. Jadi, karena alasan itu maka JNE memisahkan diri dari Tiki dengan menjadi perusahaannya sendiri, manajemen sendiri dan logo sendiri untuk membedakannya dari Tiki.